Eyang Soemodiwirdjo ada dua.

Yang pertama Ki Ngabei Soemodiwirjo yang berdomisili di Djagaraga Ngawi.

soemodiwirdjo

Eyang ini memiliki cicit yang namanya Soemodiwirjo juga yang berdomisili di Desa Sidorejo Kecamatan Wungu Madiun. Beliau adalah Patih Ponorogo tahun 1900 (Regeeringalmanak 1900 hal 209)

soemodiweriora

dan meninggal berusia 98 tahun (Cakrawala Roosseno hal 18). Eyang Soemodiwirjo ini memiliki 6 anak yaitu : R. Roestamadji/Roostamhaji (ayah dari Roosseno), Soedjono (Soemodidjoy) kakek buyut saya, R. Ayu Mangoenpranoto (Samsiah), R. Hirdjan, R. Soekardiman dan R. Soedirman.

makam

Sasono Moeljo 1939 Soemodiwirdjan

 

Makam Eyang ini di Desa Sidorejo Wungu Madiun, terletak diatas bukit bersama sanak keluarga yang lain.

Daerah ini juga dikenal sebagai daerah Patihan mungkin karena dulu tempat tinggal Eyang Patih. Tanah Eyang Patih dulu sangat luas dan meliputi daerah sekitar makam. Nama makam tersebut adalah 

Sasono Moeljo 1939 Pasarean Soemodiwirdjan

Eyang Soemodiwirdjo ini wafat 23 Mei 1942 dalam usia 98 tahun sehingga kira – kira lahir tahun 1844.

makam2

Didalam makam, dihadapan adalah makan Kakek R. Slameto dan Nenek Siti Djuwariah